Langsung ke konten utama

Dialog jiwa

  Ada satu waktu, saat sunyi menepi, aku bertanya dalam hati: Apa yang sebenarnya ada di benak Hawa, saat ia mengulurkan buah itu kepada Adam? Dan suara dari dalam jiwaku menjawab, lembut seperti angin sore: Mungkin ia penasaran. Mungkin ia ingin tahu lebih dari yang diberitahukan. Atau mungkin… ia hanya ingin merasakan seperti Tuhan: tahu, sadar, dan mengerti. Aku berkata: Tapi bukankah Tuhan sudah memberi peringatan? “Engkau akan mati.” Suara itu menjawab: Ya. Tapi kematian itu bukan tubuh yang roboh seketika. Itu kematian akan kepolosan. Kematian akan kedekatan yang murni dengan Sang Sumber. Saat buah itu disentuh bibirnya, dunia berubah. Kesadaran datang—namun bersamanya, lahir rasa malu. Aku bertanya lagi, lirih: Siapa yang berdosa lebih dulu? Suara itu hening sejenak, lalu berkata: Hawa memang yang pertama menjatuhkan diri. Namun Adam, dengan penuh kesadaran, memilih untuk ikut jatuh. Mungkin karena cinta. Mungkin karena takut kehilangan. Dan di situ, dosa bukan sekadar pelan...

Cinta dan Rasa syukur adalah yang utama.

Cinta dan Rasa syukur adalah yang utama.

 Kehidupan terkadang menjadi sesuatu yang tak seimbang bagi sebagian orang di muka bumi.


Terkadang anda mengharapakan sesuatu;namun pada akhirnya, harapan itu tidak anda miliki atau anda capai.

Namun ada sebagian orang yang anda perhatikan,dia memiliki semua harapan yang tidak anda miliki.

Di sinilah segala perasaan dan pemikiran negatif itu mulai berkembang.semuanya itu terjadi karena anda yang menciptakannya sendiri.

Sadarkah anda,begitu banyak waktu yang sudah terbuang hanya untuk merasakan apa yang orang lain miliki.


Dengan segala perasaan negatif tersebut,anda lupa dan bahkan anda tidak bertanya apa yang sudah mereka lakukan sehingga proses harapan itu menjadi kenyataan untuk dirinya.


Perlu Anda ketauhi,setiap perasaan yang anda ciptakan dengan dasar pemikiran yang negatif, maka segala sesuatu yang akan anda lakukan akan berdampak negatif bagi diri anda sendiri.

Dan segala kemampuan bahkan ide yang seharusnya menghampiri anda dalam mengubah impian pun seakan suram karenanya..



Kita tak perlu menjadi orang lain untuk berkembang.kita tidak perlu menjadi kaya agar terkenal,disanjung atau menjadi kaya agar bisa makan di KFC dan berjalan keliling dunia menikmati sakura di Jepang.lantas apa penyebab orang yang berkecukupan kurang menikmati hidup?

Jawabannya adalah anda sudah dibutakan oleh segala perasaan dan pemikiran negatif tersebut.Anda disibukkan untuk berpikir tentang kemenangan orang lain,mata anda disibukkan untuk melihat pakaian baru yang dikenakannya.Yang sebenarnya ia beli di pasar kaki lima.



Sahabatku…Tuhan Semesta Alam maha adil.

Mungkin anda sering melihat tetanggamu selalu pergi berbelanja bahan pokok di pasar menggunakan mobil mewah.dan itu membuatmu sangat terpukul dan mungkin hampir lupa menyiapkan sarapan pagi untuk keluargamu.

Namun anda tidak berpikir bahwa orang yang sekarang menikmati hidupnya seperti yang anda lihat rata-rata sudah melalui proses yang menyakitkan.tapi ada sebagian orang kaya kesehariannya disibukan dengan hal-hal dunia yang ia kejar.ia menempatkan kekayaan seolah menjadi nafas bagi kehidupannya.berpikir dan berpikir bahkan sampai menjelang tidur.bulan di atas langit sampai cemburu karna dia tidak diperhatikan.bisa jadi ia lagi berpikir tentang cicilan mobil,cicilan rumah,cicilan ini itu..pokokya ribetlah...hehe.jadi guys.... Tuhan selalu menyibukkan dia dengan hal duniawi.sampai kehilangan waktu untuk kehidupan lainnya.

Tapi jika kita bersyukur dengan kehidupan sekarang,dengan hati yang iklas,,, maka Tuhan akan memberikanmu ruang berpikir yang luas untuk anda mengisinya dengan setiap peluang-peluang yang ada.nikmatilah kekayaan Tuhan yaitu alam.jangan biarkan bulan malam kehilangan perhatiannya padamu.jangan lewatkan indahnya cahaya bintang yang bertaburan...yang selalu memberimu senyuman.Dan yang selalu mengobati sepimu.Alam selalu menyayangimu..alam selalu mengerti tentangmu.percayalah...

Dan perlu anda Tahu…harapan dan doa itu akan tumbuh di dalam hati yang bebas dari perasaan negatif.bebaskan dirimu dari hal materi.karena kekayaan dan kebahagiaan berasal dari dalam diri sendiri.



Maka dari itu sahabatku.sinarilah hati,pikiran dan jiwamu senantiasa dengan hal-hal positif. agar segala sesuatu yang anda dapatkan akan berbuah positif.jangan lupa memberikan CINTA DAN KASIH bagi semua orang dan semua kehidupan tanpa terkecuali.karna dengan CINTA KASIH yang tak terbatas,segala rasa syukur yang anda rasakan akan sangat berharga.

Jangan lupa tersenyum.Alam semesta selalu bersamamu...



Salam CINTA 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apakah Egomu Sendiri sudah Mengalahkanmu?

  Saat kita semakin dalam dan lebih jauh di jalan spiritual kita, ego kita tidak punya pilihan selain menjadi lebih licik dalam suatu cara agar itu terjadi, terutama jika kita memiliki ego yang ulet. Pertama kali saya menyadari betapa kuatnya ego saya adalah pertama kali saya mencoba  jamur psikedelik . Saya tertawa.sekarang ketika saya memikirkan betapa liciknya ego saya pada hari itu. Saya dan beberapa teman saya yang memutuskan untuk memakan jamur itu di pantai. Dalam waktu satu jam mereka berdua merasakan efeknya tetapi saya tidak merasakan apa-apa. Jika Anda pernah memakan  jamur psikedelik  sebagai latihan spiritual, Anda tahu bahwa pada akhirnya ego Anda pada dasarnya terlempar dan yang tersisa hanyalah mata cinta; ego Anda benar-benar terlepas dari keberadaan Anda. Apa yang saya tahu sekarang adalah bahwa ego saya melawan jamur dengan sekuat tenaga, sedemikian rupa sehingga mencoba meyakinkan saya bahwa alasan saya tidak merasakan efeknya ...

tertawa disaat hatimu sedang menangis.

Jangan terus berpura-pura tertawa saat hatimu sedang menangis. Jangan tersenyum jika matamu berlinang air mata. Jangan bertindak tidak autentik, karena dengan menjadi tidak autentik engkau hanya melindungi lukamu agar tidak sembuh. Seluruh keberadaanmu akan menjadi busuk. Ekstasi (kebahagiaan tertinggi) hanya keluar dari penderitaan – dan semakin dalam penderitaan, semakin dalam ekstasi; penderitaan total, akan menjadi ekstasi total. Semuanya harus dibayar. Untuk mendapatkan ekstase, kita harus membayar dengan penderitaan. Seseorang harus melalui kepedihan yang dalam untuk menyingkirkan kesakitan. Kepedihan adalah pembersihan. Kepedihan adalah api yang membakar sampah di dalam diri, ia menghancurkan yang tidak penting. Sama seperti kita memurnikan emas melalui api, kesadaran dimurnikan melalui penderitaan yang dalam. Penderitaan memiliki suatu pelajaran yang ingin dia sampaikan kepadamu. Jangan hindari penderitaan! Jika engkau menghindari penderitaan, engkau menghindari kebahagiaan. Ja...

Tentang kebebasan

 Sejak saya masih kecil, saya melihat dunia ini penuh kebohongan dan kebusukan. Orang-orang selalu hidup dalam ketidakamanan dan terus menciptakan ruang dan kolamnya masing-masing untuk melindungi dirinya. Itu semua di sebabkan dari kebohongan dan perbudakan yang terus di pertahankan sebagai kebenaran. Dan itu semua benar-benar menciptakan banyak penderitaan dan kebodohan bagi kita semua. Orientasi saya selalu pada kebebasan, dalam perjalanan hidup saya disini, saya selalu mencarinya.. sampai pada akhirnya saya menemukannya semua yang saya cari ada di dalam diri saya sendiri. Pikiran, nilai diri, arti, tidak ada yang bisa memberikannya kepada saya selain diri saya sendiri. Ketika saya hidup sebagai individu, saya merasa bebas. Saya menemukan nilai dan arti dalam diri saya. Ketika saya melepaskan semua hal tentang persamaan, bahwa saya bukanlah bagian dari kelompok, bahwa saya memiliki karakter, nilai, warna sendiri.. yang berbeda. Saya merasa menemukan diri saya kembali.~ Prin...