Ada satu waktu, saat sunyi menepi, aku bertanya dalam hati: Apa yang sebenarnya ada di benak Hawa, saat ia mengulurkan buah itu kepada Adam? Dan suara dari dalam jiwaku menjawab, lembut seperti angin sore: Mungkin ia penasaran. Mungkin ia ingin tahu lebih dari yang diberitahukan. Atau mungkin… ia hanya ingin merasakan seperti Tuhan: tahu, sadar, dan mengerti. Aku berkata: Tapi bukankah Tuhan sudah memberi peringatan? “Engkau akan mati.” Suara itu menjawab: Ya. Tapi kematian itu bukan tubuh yang roboh seketika. Itu kematian akan kepolosan. Kematian akan kedekatan yang murni dengan Sang Sumber. Saat buah itu disentuh bibirnya, dunia berubah. Kesadaran datang—namun bersamanya, lahir rasa malu. Aku bertanya lagi, lirih: Siapa yang berdosa lebih dulu? Suara itu hening sejenak, lalu berkata: Hawa memang yang pertama menjatuhkan diri. Namun Adam, dengan penuh kesadaran, memilih untuk ikut jatuh. Mungkin karena cinta. Mungkin karena takut kehilangan. Dan di situ, dosa bukan sekadar pelan...
Pengembangan diri
(https://fredyxonstory.blogspot.com)
Pengembangan diri adalah usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas diri mereka, baik di bidang pribadi maupun profesional. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan pengetahuan individu agar dapat mencapai tujuan hidup yang lebih baik dan damai.
Dengan berfokus pada pengembangan diri, seseorang dapat meningkatkan empati, komunikasi yang efektif, serta kemampuan untuk memahami dan menghormati perbedaan dalam perspektif. Selain itu juga dapat membantu seseorang untuk menjadi lebih bersyukur dan lebih memahami akan makna hidup dan tujuan hidup.
Komentar
Posting Komentar